Dendam Barat dan Yahudi terhadap Islam….


Bedah buku….

karya….

DR. Jalal ‘Alam

Syaikh Ali Thanthawy

Syaikh Muhammad Namer Alkhatib

Penerjemah…..

► Drs. M Thalib

► Mustafa Mahdamy

nilah sajian rangkumannya…..

PROGRAM BARAT

UNTUK

MENGHANCURKAN ISLAM

RENUNGAN

Kepada Segenap Ummat Islam

Para pemimpin dan tokoh-tokoh dunia Islam, serta negara-negara Arab pada khususnya. Musuh-musuh telah menyatakan ;

“ Kita harus menghancurkan ajaran Islam, karena ajaran tersebut merupakan sumber kekuatan ummat pemeluknya. Dengan merusak ajarannya, kita dapat menjajah mereka.”

Lalu apa yang harus kita lakukan ?

Padahal Islam telah menajdikan tuan-tuan sebagai pemimpin dunia, seperti yang diakui oleh para sarjana dan politikus dunia.

Mengapa tuan-tuan masih ragu ?

Apakah yang dilakukan oleh tentara Barat itu ?

Seluruh ummat Islam dianiaya, masjid-masijid dihancurkan atau dirubah menjadi gereja. Perpustakaan Islam dibakar habis, malahan pada gilirannya ummat Islam sendiri yang dibakar. Tulisan yang ditulis sendiri oleh mereka, tentang pengakuan mereka terhadap ummat Islam.

Sebagai contoh dari tulisannya antara lain :

1. Tentang Andalusia ( Spanyol )

Dr. Sigrid Honneke berkata ; ” Pada tanggal 2 Januari 1492, Kardinal De Beydar mengangkat salib di atas Al Hambra, benteng kerajaan dinasti Nashriyah, sebagai proklamasi berakhirnya pemerintahan Islam di Spayol.”

Dengan berakhirnya pemerintahan agung itu, maka lenyap pulalah peradaban yang agung, yang pernah membentangkan kekuatannya di Eropa sepanjang abad pertengahan masehi. Kaum agresor Kristen hanya menghormati persetujuan dengan kaum muslimin dalam waktu yang singkat, kemudian segera menghancurkan kaum muslimin dengan segenap peradaban dan kebudayaannya. Mereka memaksa umat Islam untuk meninggalkan keyakinannya, dan melarang menggunakan bahasa Arab, nama-nama Arab atau pakaian Arab. Siapa saja yang berani melanggar larangan ini, akan disiksa secara kejam atau dibakar hidup-hidup.

Demikianlah kisah kemusnahan ummat Islam dari Andalusia. Akhirnya tidak ada lagi seorang muslim yang berani berterus terang dengan agamanya.

2. Kantor-kantor pemeriksaan di negeri-negeri Islam

Kantor-kantor pemeriksaan yang semula milik pastor Kristen kemudian pindah ke wilayah-wilayah Islam. Cara-cara seperti itu diterapkan oleh para pengusaha durhaka untuk berbuat lalim terhadap bangsa mereka sendiri. Syahid Ayyan mengisahkan tentang beberapa cara penyiksaan yang dipraktekan di beberapa negeri Islam dalam usaha menghancurkan perlawanan para ulama pejuang.

3. Negeri Ethiopia

Ethiopia mampu menguasai Eritria yang mayoritas beragama Islam, dengan bantuan Inggris dan Perancis. Apa yang mereka lakukan terhadap Islam? Sebagian besar tanah penduduk disita dan diserahkan kepada penguasa daerah. Banyak penduduk yang dibunuh tanpa melalui prosedur hukum. Para penguasa daerah menganiaya dan merampas harta petani kapan saja mereka kehendaki. Bagi para petani muslim ini disediakan penjara-penjara secara berkelompok yang sangat mengerikan. Di dalam penjara itu mereka disiksa dengan kaki dan tangan diikat. Ada yang diikat sampai selama sepuluh tahun atau lebih. Ketika ke luar dari penjara, pada umumnya mereka tidak bisa lagi berdiri atau bungkuk untuk selama-lamanya.


SIKAP BARAT TERHADAP ISLAM

Permusuhan Barat terhadap Islam senantiasa disemangati oleh perang salib yang tiada habis-habisnya.

  1. Kebijaksanaan Amerika terhadap Ummat Islam

Roustow, seorang Direktur bagian Perencanaan Kebijaksanaan pada Kementrian Luar Negeri Amerika dan Pembantu Mentri Luar Negeri Urusan Timur Tengah serta Penasehat Presiden Johnson untuk urusan Timur Tengah.

Ia memperjelas bahwa tujuan imperialis di Timur Tengah adalah menghancurkan peradaban Islam. Pembentukan negara Israel hanyalah sebagaian dari rencana besar tersebut, yang merupakan pelestarian perang salib.

  1. Perang salib ke Delapan Pimpinan Allan Bey

Peterson Smith dalam bukunya ”Kehidupan Bangsa Kristiani”, mengatakan; ”Sudah patut perang-perang salib terdahului mengalami kegagalan.” Tetapi suatu kejadian penting kemudian terjadi yaitu ketika Inggris mengirimkan tentara Salibnya yang ke delapan. Pasukan terakhir ini mengalami kemenangan, ketika Allan Bey bersama tentaranya menyerbu kota Qudus. Inilah pasukan Salib ke delapan dan merupakan pasukan terakhir.

  1. Bangsa Perancis sebagai Bangsa Salib

Ketika Jenderal Gourand berhasil menumpas pasukan Syiria di daerah Maisalon luar kota Damaskus, ia segera pergi ke makam Shalahuddin Al Ayyubi di masjid Umawy. Jenderal Gourand menginjak-injak makam tersebut sambil berkata; ”Ini dia, kami sudah tiba hai Shalahuddin.” Kaum salib Perancis menegaskan ucapan Massiaw Pompidou, Menteri Luar Negeri Perancis, ketika menerima kedatangan beberapa orang anggota Parlemen yang meminta keterangan tentang batas waktu peperangan yang tak kunjung berhenti. Massiaw Pompidou menjawab; ”Peperangan ini adalah perang antara bulan sabit dengan salib.”

  1. Sesudah Jatuhnya Kota Qudus ( Yerussalem )

Sesudah jatuhnya kota Qudus ( Yerussalem ) pada tahun 1967, R. Churcil berkata sehingga Parlemen Israel telah mengeluarkan tiga buah keputusan mengenai kota Qudus sebagai milik bangsa Yahudi dan sekali-kali tidak boleh kembali ke tangan umat Islam.

  1. Zionisme

Ketika angkatan perang Israel memasuki kota Qudus tahun 1967, pasukan-pasukan itu berkumpul di sekeliling tembok ratapan, dan mereka bersama-sama Moshe Davan meneriakkan kalimat yang mendorong penyair Muhammad Al Faitury membuat gubahan syair yang menyatakan dialog bersama Nabi Muhammad SAW.

  1. Israel melaksanakan Missi Salib Barat

Pendukung Israel sebelum perang tahun 1967 mengadakan beberapa demonstrasi di kota Paris dengan membawa spanduk dan kartu balasan mengenai misi memerangi dan menghancurkan umat Islam.

TEMBOK PENGHALANG

Beberapa anggapan yang muncul terhadap umat Islam

  1. Islamlah satu-satunya penghalang penjajah.
  2. Islam penghalang penyebaran paham komunis.
  3. Islam tembok penghalang penyebaran agama kristen.
  4. Islam bahaya satu-satunya bagi kelestarian Zionisme dan negeri Israel.

ISLAM SEBAGAI MUSUH SATU – SATUNYA

Dunia Barat tidak hanya menganggap Islam sebagai tembok penghalang imperialisme yang mereka jalankan, tetapi mereka juga khawatir bahwa Islam akan mengancam seluruh dunia Barat.

Beberapa contoh ucapan tokoh yang mencerminkan kekhawatirannya antara lain yaitu :

* Gladstone __ ” Selama Al Qur’an ini ada di tangan ummat Islam, maka Eropa tidak akan mampu menguasai dunia Timur, dan Eropapun tidak akan bisa merasa aman.”

* Gardener ; seorang orientalis __ ”Kekuatan yang tersembunyi dalam Islam itu sendiri yang membuat Eropa ketakutan.”

* Hanoutou; bekas Menteri Luar Negeri Perancis __ ”Tidak ada lagi dataran di bumi ini yang diterobos oleh dakwah Islam. Islam adalah agama satu-satunya yang membuat manusia gandrung untuk memeluknya dengan sungguh-sungguh, melebihi agama apa pun juga.”

* Albert Mashadour __ ”Boleh jadi negeri Barat akan diserbu oleh kaum muslimin. Mereka menyerbu dunia untuk kedua kalinya dan pada saat yang tepat….meskipun bom atom maupun pesawat jet tidak akan mampu menghentikan arus penyerbuannya. Dunia Islam telah bangkit dan mulai berteriak lantang; ”Inilah Kami! Kami belum Mati!.”

* Dan lain-lain.

HANCURKAN ISLAM

Berbagai cara yang dilakukan, contohnya :

  1. Kristen dan Yahudi bersama-sama memerangi Islam.
  2. Melalui peperangan Salib.
  3. Syair nyanyian tentara imperialis.
  4. Semboyan ”Perangi Umat Islam” disebarkan Israel di Eropa.

LANGKAH PENGHANCURAN ISLAM

Pertama __ Menghancurkan pemerintah Islam dengan jalan mengakhiri kekhilafan Islam negara Utsmaniyah ( Turki ).

Kedua __ Memusnahkan Al Qur’an

Ketiga __ Merusak akhlak dan hubungan mereka dengan Allah SWT.

Keempat __ Menghancurkan kesatuan umat Islam

Kelima __ Menjadikan muslim ragu kepada agamanya.

Keenam __ Membangun sistem politik di dunia Islam

Ketujuh __ Merintangi umat Islam dalam mencapai kemajuan industri dan menjadikan mereka tetap hanya sebagai konsumen.

Kedelapan __ Merusak moral wanita dan menyebarluaskan penyelewengan seks.

UNTUK

MUSLIMIN DI ANDALUSIA

Sebuah nostalgia, Andalusia suatu daerah di Spanyol pernah cemerlang gemerlapan disinari oleh Nur Islam. Pada saat itu benar-benar tumbuh nilai-nilai budaya dan peradaban dunia insani. Andalusia menjadi pusat sumber segala sumber ilmu pengetahuan. Filosof dan ilmuwan silih berganti bermunculan mewarnai kesegaran nafas Islami. Ilmu, budaya, dan iman tumbuh dalam simbiolisa mutualistis (saling menghidupi dan saling mengisi). Semua itu tumbuh segar dari keaslian akar Islam, yang menyinari Andalusia yang tercinta.

Akan tetapi, entah bagaimana certianya, umat Islam berangsur-angsur meninggalkan prinsip-prinsip yang digariskan oleh ketentuan Islam, dan mulai pudarlah sinar Islam sampai titik kulminasi yang paling kirtis. Hari demi hari umat Islam mulai meniggalkan Andalusia, dan yang tertinggal menjadi bulan-bulanan kebiadaban kaum Kristiani yang ada di Spanyol. Situasi kehidupan umat Islam yang tertinggal makin hari makin tragis, dikoyak-koyak oleh kekejaman kaum Kristiani. Penguasa Kristen di Sanyol muncul dalam kekejaman dan kebengisan seperti kesetanan. Setiap muslim mulai orok samai tua bangka dikejar, diteror, disiksa dan dibunuh dengan semena-mena tiada taranya.

Sebagian orang beranggapan, bahwa masalah Yahudi Zionis hanyalah suatu problem bagi bangsa Arab saja. Anggapan itu tidak benar. Masalah Yahudi sadarlah problem dunia yang menyejarah, sejak kelahiran mereka di atas bumi ini. Perjalanan Yahudi menimbulkan problem dari zaman ke zaman, dari negara ke negara, yang akhirnya menjadi problem internasional yang tak terpecahkan. Praktek Yahudi yang ”menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan” merupakan kemelut dunia yang terbesar di mana-mana, seperti yang disaksikan dalam tulisan. Persoalan Yahudi mempunyai hubungan erat dengan masalah ideologi atau keyakinan terhadap mental manusia. Sedang mentalitas seseorang sangat erat kaitannya dengan keyakinan yang dianutnya. Batapa pun, bentuk keyakinan itu akan mewarnai sikap, perbuatan dan tingkah laku seseorang. Kaidah ini berlaku bagi peorangan, golongan, ataupun suatu bangsa. Atas dasar inilah, kita tidak bisa berbicara tentang Yahudi, tentang Israil atau tentang Zionisme, sebelum memahami dengan jelas dasar-dasar yang membina keyakinan Yahudi. Mungkin akal tidak mau menerima, bahwa ajaran agama Yahudi itu secara otentik memang bersumber pada ajaran Nabi yang diutus oleh Tuhan YME.

Pada prinsipnya, agama Yahudi bersumber pada dua pokok :

  1. Kitab Taurat

Kitab yang diakui dan berisi wahyu yang dibawa oleh Nabi Musa.

  1. Kitab Talmud

Kitab yang dianggap sebagai interpretasi dari kitab Taurat. Kitab ini adalah hasil karya cendekaiwan dan para pendeta Yahudi, yang dipercaya merupakan wahyu Tuhan yang ketinggalan setelah Musa wafat.

Setelah 150 tahun meninggalnya Isa munculah seorang rabi yang bernama Yudas, yang takut kumpulan wahyu tersebut tercecer. Maka dikumpulkanlah menjadi sebuah kitab yang diberi nama Mishnah, yang dianggap sebagai tafsir asasi dan pelengkap dari ajaran agama Nabi Musa. Pada abad berikutnya, kitab itu mendapat revisi (ditambah dan dikurangi) yang dibuat di biara-biara Palestina dan Babilonia, kemudian diberi nama Gemara.

Jadi, kitab Mishnah yang mendapat penambahan dan pengurangan dengan kitab Gemara terciptalah kitab Talmud yang berarti ”Kitab ajaran agama dan kepribadian Yahudi”. Orang Yahudi berkeyakinan, bahwa Talmud itu setingkat dengan Taurat bahkan lebih agung.

MANIFESTO YANG PALING BERBAHAYA

Dari sekelumit uraian di atas bisa disimpulkan, bahwa Talmud itu termasuk manifesto yang paling berbahaya bagi perikemanusiaan yaitu telah menggariskan penghancuran total semua agama dan peradaban yang ada di dunia demi terciptanya sebuah masyarakat Zionis Internasional dengan cara apapun serta menganggap negara lain bangsa setaraf dengan hewan. Ia lebih berbahaya daripada buku karangan Hittler yaitu ”Mein Kampf”, yang mengatakan Jerman di atas semua bangsa di dunia.

Sehubungan dengan itu, Yahudi dianjurkan untuk bersikap pura-pura untuk menutupi prasangka pihak lain.

MENGAPA DUNIA MEMBENCI YAHUDI

Kebencian hampir semua bangsa di dunia kepada Yahudi dari zaman ke zaman sangat beralasan. Dasar dan bukti kejahatan mereka yang berketurunan itu telah dirasakan oleh berbagai macam bangsa. Pantaslah sudah bahwa Yahudi ini selalu dikucilkan dan diusir di mana-mana di segala zaman.

Tentang hakikat bangsa Yahudi, Al Qur’an dengan gamblang menjelaskan, bahwa mereka adalah bangsa yang diutamakan. Tetapi kemudian Tuhan telah menjadikannya bangsa yang paling rendah di dunia berkenaan dengan sifat dan sikap yang terterap di dalamnya.

Berikut beberapa peristiwa bersejarah dari zaman ke zaman tentang persoalan pengusiran bangsa Yahudi.

| YAHUDI DI EROPA

Sejak awal abad 13, Inggris telah mengusir bangsa Yahudi dan melarang mereka untuk memasuki negeri itu selama tiga abad, sampai datangnya masa Cromwell. Rakyat Perancis sangat benci terhadap bangsa Yahudi, sehingga raja Louis XIX mengusir dan membakar habis kitab Talmud. Di Spanyol dan Portugal mereka mengalami nasib yang sama. Mereka diusir dan dilarang memasuki negeri itu.

| RAMALAN PRESIDEN AMERIKA

Menghadapi persoalan bangsa Yahudi ini, Presiden Amerika Benyamin Franklin telah membuat sebuah sinyalemen. Ramalan dan sinyalemen ini telah menjadi kenyataan yang tidak terbantah. Yahudi yang jumlahnya di Amerika hanya 4 %, kini mencatat angka 77% dari jumlah usahawan yang ada di Amerika. Mereka adalah usahawan besar dan jutawan di Amerika sekarang ini.

| YAHUDI DI JERMAN

Kelakuan kelompok Yahudi telah menyebabkan kerugian besar bagi bangsa Jerman dalam perang dunia kesatu dan kedua. Mereka telah melampaui batas, yaitu selain telah memakan banyak korban mereka juga memperlakukan korbannya dengan sangat biadab, sehingga Hittler mengambil tindakan yang keras, setimpal dengan kekejamannya.

| YAHUDI DI PALESTINA

Palestina mempunyai sejarah tersendiri dalam persoalan Yahudi sejak tahun 633, di negeri ini terutama Baitul Maqdis (Yerussalem) telah bebas dari orang-orang Yahudi. Atas dasar perjanjian yang dibuat Umar bin Khatab dengan para tokoh Nasrani yang dipimpin oleh Uskup Soprenius. Dalam perjanjian itu disebutkan larangan kaum Yahudi bermukim atau memasuki kota Baitul Maqdis dan negeri Palestina.

Para khalifah selalu berpesan untuk mentaati perjanjian sampai hari kiamat. Dan kenyataannya, sejak itu Palestina bersih dari orang Yahudi, kecuali kelompok kecil orang-orang tua miskin yang hendak berziarah ke tempat suci.

Tetapi keadaan tersebut tetap saja membuat kaum Yahudi bersikeras untuk kembali ke tanah Palestina akibat pengaruh janji Talmud yang mengatakan bahwa orang-orang Yahudi diharamkan tinggal di luar negeri suci, yaitu Yerussalem, Galelia, dan kota lainnya di Palestina. Maka untuk merealisasikan impiannya, tahun 1897 terbentuklah gerakan zionisme yang diproklamasikan di Swiss, yang berisi bahwa Yahudi harus kembali ke Palestina dan mendirikan Imperium Yahudi disana di bawah pimpinan Hertzl.

Berbagai macam trik dan cara ditempuh Yahudi terhadap bangsa Arab Palestina di Dier Yasin dan beberapa tempat lainnya. Tindakan mereka selalu tidak luput dari ajaran Talmud yang tidak membenarkan segala apa yang dibenarkan oleh pandangan umum dan akal waras. Mereka punya kamus versi Talmud; bahwa setiap tanah yang pernah diinjak oleh telapak kaki Yahudi adalah menjadi miliknya.

Selama bangsa Yahudi Zionis itu berpegang pada Talmudnya, jangan coba mimpi mempertemukan hidup rukun antara mereka dengan bangsa Arab, atau dengan bangsa lain di dunia. Hanya keyakinan dan keteguhan imanlah serta laknat dari Allah lah yang benar-benar nyata, dan percayalah atas rahmat dan ridho-Nya bahwa kaum muslimin akan mendapatkan kemenangan dan ketentraman hidup di muka bumi ini.

2 thoughts on “Dendam Barat dan Yahudi terhadap Islam….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s